Tips Budidaya Dan Pengolahan Mahkota Dewa

Judul Artikel : Tips Budidaya Tanaman Mahkota Dewa

Buah Mahkota Dewa(Phaleria macrocarpa) adalah pokok malar-hijau yang tebal, membesar dengan baik dalam iklim tropika, merupakan tanaman jenis pohon yang berkembang dan tumbuh sepanjang tahun, ianya mampu mencapai ketinggian 3-4m.Batang bergetah terdiri dari kulit yang berwarna coklat kehijauan dan batang kayu berwarna putih, ianya berakar tunjang. Phaleria Macrocarpa bermakna Mahkota tuhan,

Kini tumbuhan ini tidak lagi menjadi harta yang dirahasiakan dalam bulatan bijak merawat. Disebabkan nilai ekonomi dan faedah perubatan, ramai telah mula menanam pokok Mahkota Dewa. Pokok ini mudah tumbuh, tanpa memerlukan sebarang rawatan khas atau pengendalian. Ia boleh tumbuh di kawasan-kawasan dari 0 – 1000 meter di atas paras laut

Jika Anda berminat membudidayakan mahkota dewa, penting untuk diketahui bahwa tanaman perdu tersebut merupakan tumbuhan yang bisa berkembang subur di dataran rendah dan dataran dengan ketinggian maksimal 1200 meter dari dasar laut. Oleh sebab itu, pastikan tempat Anda berada pada kualifikasi tersebut. Pada dasarnya budidaya tanaman mahkota dewa sangat mudah.

Bisa dengan cara vegetatif maupun generatif. Dengan cara generatif, artinya budidaya mahkota dewa memanfaatkan bibit berupa biji buah mahkota dewa itu sendiri. Sedangkan dengan cara vegetatif, artinya dengan cara mencangkok bagian pohon mahkota dewa. Secara umum, yang paling banyak digunakan adalah cara yang pertama yakni melalui bibit biji. Namun mengingat cangkokan lebih cepat berbuah, tak jarang juga yang memilih cara vegetatif. Medium tanam mahkota dewa bisa di pot maupun ditanam secara langsung di tanah. Namun, pilihan terbaik mungkin ditanam langsung mengingat akarnya yang tunggang.

Cara Budidaya Mahkota Dewa

1.Syarat Tumbuh

Mengunakan tanah yang subur dan memilki kandungan organik yang tinggi
keasaman tanah dengan Ph 5.5 – 7.2
Harus memilki curah hujan antara 1000 – 2500 mm / tahun
Suhu sekitar tanaman 20 – 33 c0
Memiliki kelempabapan 70 – 90 %
Memilki ketinggi tempat 0 – 1.600 dpl

2.Pengelolahan Tanah

Siapkan natural GLIO ( 10 kemasan /ha ) kemudian campur dengan pupuk kandang yang sudah layak kemudian disimpankan ke dalam karung terbuka antara selama 1-2 minggu sampai tercampur merata
Kemudian cari lah karung yang sudah bekas dan belah hingga membentuk seperti pot pada umumnya
Atau dengan cara pembelian pot atau poligabag yang besar untuk proses penanaman berlangsung
Setelah itu masukan tanah yang sudah matang tadi kedalam poligbag atau pot yang sudah siap
Dan biar kan selama 1-2 hari agar hasil pengemburan akan bagus
Dan lubangi sesuai dengan biji gisnseng yang anda buat dan lakukan penanam
Dalam satu pot harus di tanama dengan satu bibit ginseng
Agar menghasilkan bibit yang bagus dan hasil yang bagus .

3.Pemeliharaan Tanaman

a.Penyiraman

penyiraman pada tanaman ini tidak dilakukam secara berlebian antar 2- 3 dalam satu hari sesuai dengan usai pada tanaman ginseng . Namun anda harus perhatikan penyiraman jangan sampai berlebihan .

b.Penyulaman

penyulam pada tanman ini dilakukan pada saat tanaman mengalmi tidak pernah tumbuh atau juga mati ketika beberapa hari i tanaman . penyulaman ini harus cepat di lakukan agar pemanenan serentak.

c.Penyiangan

penyiangan ini sangt lah berguna dalam pembersiha gulma dan hama penyait yang akan menyerang pada tanaman liar di sekeliling tanaman mahkota dewa

d.Pemupukan

pemupukan dalam ginseng ini bisa dilakukan dengan cara pupuk serbuk ataupun cair hal ini dilakukan minimal 1-2 bulan sekali tergantungng anda dalam penanagan pemupukan pada ginseng .

4.Pasca Panen

Masa panen pada tanman mahkota dewa ini sangt lah mudah dan juga tidak bisa di perkirakan tetapi anda bisa menandainya dengan buahnya yang berwarna merah dan baunya manis hal ini dilakukan denmgan car pemetikan dan pengeringan agar daya jula pada tanman mahkota dewa ini semakin tinggi .

Cara pengolahan Buah Mahkota Dewa

Jika berbicara mengenai tanaman obat mahkota dewa, maka bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah buah. Buah mahota dewa atau yang bernama latin Simplisia Phaleriae Fructus, memiliki betuk fisik bulat dengan warna hijau saat muda dan merah cerah pada saat matang. Buah mahkota dewa terdiri dari kulit bah, daging buah, cangkang biji buah dan biji buah. Dari bagian ini yang paling dihindari adalah biji buah sebab cukup beracun.

Cara mengolah mahkota dewa pada bagian buah cukup mudah. Biasanya daging buah yang segar dipotong menjadi bagian yang lebih kecil kemudian dikeringkan. Setelah kering, daging buah mahkota dewa tersebut direbus (untuk penyakit tertentu biasanya dicampur dengan bahan obat lainnya) dan air hasil rebusan tersebutlah yang kemudian dikonsumsi.

Bagian buah mahkota dewa ini bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit antara lain diabetes, rematik, kangker payudara juga kangker rahim, asam urat, hepatitis, disentri dan masih banyak lagi lainnya. Bagi Anda yang menghendaki kepraktisan, saat ini telah banyak dikembangkan teh buah mahota dewa yang terbuat dari kulit serta daging buah. Untuk mendapatkan khasiatnya, Anda tinggal menyeduhnya dengan air panas.

Bagian Batang

Bagian lain dari tanaman mahkota dewa yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal adalah bagian batang. Bentuk fisik batang ini bulat dengan permukaan kasar, warnanya coklat dan berkayu, memiliki sistem percabangan simpodial. Bagian batang ini bergetah dan dipercaya bisa menyembuhkan penyakit serius seperti kangker tulang. Cara mengolah mahkota dewa bagian batang cukup sederhana. Batang terlebih dahulu dikuliti dan dikeringkan kemudian direbus. Air rebusan tersebutlah yang digunakan sebagai obat.
Bagian Daun

Selain bagian buah dan juga batang, bagian lain dari tanaman mahkota dewa yang banyak digunakan sebagai bahan obat adalah daun. Daun ini dikenal berkhasiat mengobati penyakit seperti eksim, lemah syahwat, disentri, alergi, tumor dan masih banyak lainnya. Cara mengolah mahkota dewa pada bagian daun cukup sederhana tergantung pada jenis penyakit yang hendak Anda obati. Misalnya eksim, langkahnya cukup sederhana, cukup lumatkan daun mahkota dewa kemudian balurkan pada kulit yang terkena eksim sebanyak dua kali sehari. Sedangkan pada penyakit semisal lemah syahwat, disentri, alergi dan tumor, cara mengolahnya dengan direbus dan diminum.

Sumber : fredikurniawan N tentangmahkotadewa

Your email address will not be published. Required fields are marked *