Cara Budidaya Tanaman Cemara Norfolk

Image result for budidaya cemara norfolkImage result for budidaya cemara norfolk

Cemara yang dapat mencapai tinggi sekitar 6 meter ini memiliki cabang dan ranting yang tersusun rapi dan ditutup oleh daun-daun dengan bentuk menyerupai jarum yang tumpul. Daun-daun muda memiliki panjang sekitar 1-1,5 cm, tebal 1 mm dan berwarna selalu hijau dan berada di dasar tanaman muda. Semakin tumbuh tinggi, cabang-cabang terlihat tidak simetris.

Permukaan batang tanamannya kasar dan mengandung resin yang dapat dimanfaatkan juga di industri kosmetika. Cemara norfolk memiliki bunga degan benang sari yang banyak yang dapat menghasilkan buah berbentuk runjung yang jika sudah matang berukuran besar dengan diameter 10-13 cm. Bentuk pohon secara keseluruhan menyerupai piramida sehingga sering dimanfaatkan sebagai pohon natal.

Cemara norfolk menyukai kondisi lingkungan dengan intesitas cahaya matahari penuh, tanah gembur, drainase yang baik, dan menyukai dataran rendah. Pohon ini tahan terhadap angin. Perbanyakan cemara norfolk dapat dengan cara cangkok batang dan melalu biji cemara.

Selain sebagai tanaman hias, cemara norfolk dapat dimanfaatkan sebagai tanaman peneduh jalan. Tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman penahan angin, erosi, dan banjir, cocok untuk penghijauan. Kayu pohon dapat pula dijadikan bahan bakar namun karena kandungan resin yang tinggi, kayu cepat habis terbakar.

PERSYARATAN TUMBUH DAN PERLAKUAN

Kebutuhan Cahaya

Tanaman ini tumbuh paling bagus jika memperoleh cahaya matahari atau cahaya tidak langsung. Apabila tanaman ini hanya tersedia dari cahaya buatan, minimal membutuhkan cahaya yang berkukatan 400 f.c

Kebutuhan Suhu

Tanaman ini membutuhkan suku lingkungan pada siang hari 680F-72 0F, malam hari 500F-550F. Tanaman tersebut toleran terhadap suhu 450F-850F.

Media Tanaman

Cemara Norflok tumbuh baik jika disediakan media tanam yang terdiri atas campuran satu bagian tanah, satu bagian pupuk kandang atau kompos, satu bagian pasir.

Media sebanyak 4,5 kg harus ditambah 1,5 sendok teh super-phosphat 20%, 1 sendok makan kapur 2 sendok teh pupuk 5-10-5. Media harus selalu dipertahankan dalam keadan lembap.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan setiap 3-1 bulan sekali. Bagi tanaman yang baru saja dibeli, pemupukan dilakukan setelah 4-6 bulan.

Pengepotan Kembali

Pengepotan kembali dilakukan setelah tanaman tumbuh lebat, akar memenuhi pot dan menjembul keluar. Dalam kurun waktu 3-4 tahun, tanaman sudah harus dilakukan pengepotan kembali untuk menggantikan media baru yang lebih banyak sesuai dengan perkembangan tanaman.

Penempatan Pot

Tanaman ditempatkan di tempat-tempat yang memiliki ukuran ruangan yang luas dan memperoleh cahaya terang dengan baik, misalnya, di dekat jendela atau pintu.

Perbanyakan Tanaman

Cemara Norflok sulit dilakukan pengembiakan. Sebagian besar tanaman yang di jual oleh para pedagang tanaman hias adalah hasil perbanyakan yang berasal dari biji.

Upaya untuk memperoleh tanaman baru secara vegetatif, cabang-cabang tanaman harus di potongĀ  agar pada akar-akarnya tumbuh tanaman baru. Di samping itu, bisa juga menggunakan stek cabang. Hasil stek cabang tidak bisa menurunkan tanaman yang bisa tumbuh vertikal.

Cara Stek Pohon Cemara Norfolk

Jaman dulu, cemara Norfolk ini hanya diperbanyak lewat biji. Tetapi ternyata tanaman ini juga bisa diperbanyak dengan menggunakan metode stek. Meski begitu Anda harus tetap berhati-hati dalam melakukan metode ini. Karena jika salah-salah dalam penerapannya, bentuk tanamannya jadi tidak beraturan. Keunikan lain adalah daunnya yang selalu hijau dan tak mudah gugur (evergreen), ternyata memiliki ketahanan sampai lebih dari 1 minggu. Perawatannya pun cukup mudah, cukup diletakkan di beranda atau dekat jendela yang terkena sinar matahari yang cukup.
cemara norfolk

Cara Menyetek

– Stek itu harus diambil dari pucuk batangnya. Stek yang berasal dari cabang yang menyamping, akan terus tumbuh menyamping dan tidak akan membentuk pyramid bertingkat seperti aslinya.

– Tanaman yang akan disetek hendaknya telah memiliki cabang minimal 6 tingkat. Sedangkan ujung tanaman itu dipotong diruas batang pertama atau kedua dengan panjang 20-30 cm.

– Olesi dengan pasta zat perangsang tumbuh akar.

– Setelah itu, stek pucuk itu bisa langsung ditanam pada media semai yang berupa humus andam atau media lain yang bisa menjaga
kelembabannya.

– Nantinya, dari bekas potongan itu biasanya akan muncul 2-3 tunas baru. Nah, bila panjang tunas telah mencapai 20-30 cm, ia bisa dipotong untuk dijadikan bahan stek.

– Gunakanlah media tanam berupa lapisan tanah humus, atau bisa juga dicampur dengan sedikit sekam supaya porositasnya lebih baik.

– Akar tanaman akan muncul setelah stek berumur 3-4 bulan, dan stek-stek itu bisa dipindahkan ke pot pembibitan 1-2 bulan kemudian.

Tips Perawatannya

– Cara merawat tanaman ini sebenarnya cukup mudah, cukup lakukan perawatan secara teratur. Penyiraman dan pemberian pupuk sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari kecuali pada saat
hujan.
– Pemupukan dapat menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia yang ditaburkan di atas tanah.
– Sedangkan frekuensi pemberian tergantung pada berapa lama pupuk itu habis.

Meski cukup mudah, namun pemberian pupuk dan penyiraman ini merupakan hal yang penting. Sebab jika sampai kekurangan oleh salah satu unsur tersebut, maka akan berefek kurang baik pada pertumbuhan tanamannya. Daun-daunnya berwarna kusam, melengkung ke bawah, dan cabangnya tumbuh pendek.

Metode Hidroponik

Jika Anda berniat menggunakan metode hidroponik untuk menanamnya, lakukanlah saat ukuran tanamannya setinggi kira-kira 50 cm. Karena kalau ukurannya sudah di atas 1 meter,
pemindahannya jarang berhasil dilakukan. Hidroponik cemara Norfolk ini mampu bertahan hingga10 hari di dalam ruangan.

tipsslide/bibitbunga

Your email address will not be published. Required fields are marked *