Manisnya Peluang Usaha Menjelang Lebaran Menjual ” Selongsong Ketupat “

Seperti kita ketahui bersama, tradisi ketupat lebaran sudah tidak bisa dipisahkan lagi dari kemeriahan Hari Raya Idul Fitri. Budaya inilah yang kemudian dijadikan sebagai peluang usaha musiman bagi sebagian warga untuk mendapatkan untung besar menjelang lebaran.
Biasanya para pengrajin selongsong ketupat Idul Fitri membuka lapak dagangnya di sepanjang jalan raya yang berdekatan dengan pasar tradisional. Meskipun hanya memanfaatkan trotoar jalan sebagai lapak dagangnya, namun keuntungan yang dijanjikan sangatlah besar.

Cara Membuat Ketupat

Bahan baku yang sering digunakan masyarakat adalah janur (daun pohon kelapa), yang menjadi salah satu bahan dasar membuat selongsong ketupat.
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu gulung janur sampai tiga kali gulungan pada tangan anda dengan posisi pangkal janur menghadap ke atas.
Selanjutnya ambilah janur satu lagi, gulungkan juga pada tangan anda sebanyak tiga kali. Namun kali ini posisi pangkal janur menghadap ke bawah.
Buatlah kedua gulungan janur tapi saling bersilangan. Namun pastikan pula janur harus tetap dalam posisi tergulung.
Ambil salah satu ujung janur dan putar ke belakang susunan janur yang sudah digulung.
Kemudian, masukkan ujung janur yang sudah diputar ke belakang, ke janur yang berada pada posisi tengah. Cara memasukkan janur tersebut seperti mengayam.
Teruskan ayaman sampai ke bawah. Lakukan hal yang sama pada ujung janur yang satunya lagi.
Terakhir, pastikan pangkal janur sudah terletak di samping, selanjutnya Anda bisa menganyamnya ke atas. Lakukan hal ini pada kedua pangkal janur hingga bertemu di bagian atas ketupat.
Selongsong ketupat telah terbentuk, dan gabungkan sepuluh buah ketupat per ikatnya. Produk pun siap untuk dipasarkan.

Kelebihan Bisnis

Minat masyarakat yang cukup tinggi, membuat permintaan pasar melonjak pesat hingga berlipat-lipat. Tidak heran bila omset jutaan rupiah pun berhasil dikantongi para pelaku usaha dengan membuat “selongsong” atau bungkus ketupat, selama musim lebaran tiba.
Selain tingginya permintaan pasar, untuk merintis bisnis ketupat lebaran juga tidak membutuhkan modal usaha yang terlalu besar. Yang terpenting adalah keterampilan Anda dalam menganyam janur (daun kelapa) menjadi selongsong atau wadah ketupat, yang selanjutnya akan diisi beras oleh masyarakat dan direbus hingga masak menjadi ketupat Idul Fitri.

Kekurangan Bisnis

Dalam menjalankan peluang usaha ini, ada beberapa kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha. Contohnya saja seperti persediaan janur atau daun kelapa yang semakin langka, sehingga para pengrajin harus membelinya dari petani-petani kelapa dengan harga jual yang cukup mahal.
Disamping itu, bisa dikatakan peluang usaha ini termasuk bisnis musiman, sehingga diluar musim lebaran, penjualan selongsong ketupat akan sangat menurun. Bahkan sebagian pelaku usaha terpaksa mencari peluang usaha lain, karena permintaan pasarnya tidak seramai di musim menjelang lebaran.

Strategi Pemasaran

Sementara ini pemasaran bisnis selongsong ketupat lebaran baru bisa menjangkau pasar lokal. Biasanya, para pedagang di daerah setempat membuka lapak dadakan di sepanjang jalan raya untuk menarik minat konsumennya. Selain itu, mereka juga sengaja memproduksi kulit ketupat di lapak dagangannya, sehingga konsumen tertarik untuk melihat proses pembuatannya dan percaya dengan kualitas produk yang ditawarkan.
Selanjutnya untuk meningkatkan omset penjualan produk, para pedagang selongsong ketupat juga bisa menjalin kerjasama dengan para pedagang sayur keliling untuk menitipkan barang dagangannya. Terakhir, pilihlah lokasi usaha yang strategis, misalnya saja di sekitar pasar tradisional agar masyarakat yang berbelanja kebutuhan lebaran di pasar tersebut, sekaligus bisa melihat keberadaan usaha Anda dan membeli selongsong ketupat yang ditawarkan.

Kunci Sukses

Yang terpenting dalam menjalankan bisnis ini adalah menjaga kualitas produk selongsong ketupat yang ditawarkan dan memahami puncak momentum lebaran yang bisa Anda maksimalkan untuk mendatangkan untung besar. Biasanya, pada H-5 sebelum lebaran para pedagang selongsong ketupat sudah mulai mencuri start untuk menawarkan produk dagangannya, dan puncaknya pada H-1 (sehari sebelum lebaran), harga selongsong ketupat akan melonjak hingga berlipat-lipat karena permintaan pasar meningkat sangat pesat.

jadi tunggu apalagi yuks tambah omzet dengan berbisnis slongsong ketupat ..

semoga bermanfaat yaa janagan lupa like dan share

Sumber: nurhidayat

Your email address will not be published. Required fields are marked *