Peluang Usaha Budidaya Tomat Cherry

Image result for cara budidaya tomat cherryRelated image

Tomat adalah satu diantara sayuran yang popular ditanam di pekarangan rumah serta bisa berbuah sepanjang tahun dan cara menanam tanaman tomat ini terbilang cukup mudah. Bila tak mempunyai pekarangan, tak perlu cemas lantaran Anda dapat menanam tomat di pot. Satu diantara type tomat yang popular serta kerap ditanam di pot yaitu tomat cherry. Tak hanya memiliki bentuk yang mungil, tomat cherry juga lezat bila digabungkan dalam salad.

Manfaat dan fungsi tomat tidak hanya diseputar pelengkap bumbu dapur atau pelezat makanan. Selain manfaat jus buah tomat yang terkenal dapat melancarkan sistem pencernaan, manfaat masker tomat untuk wajah juga sangat signifikan hasilnya sebab mengandung likopen yang berfungsi untuk mencegah kerusakanan jaringan kulit akibat sinar ultraviolet dari matahari.

Berdasarkan morfologinya, tanaman tomat dibedakan atas bermacam macam jenis dan walaupun cara budidaya ini dapat di aplikasikan pada hampir seluruh jenis tanaman tomat, berikut kami jelaskan panduan menanam tomat cherry di pot:
Membudidayakan tanaman dengan lahan yang sempit tentunya akan sangat sulit. Berikut tipsnya :

Bibit

Sebenarnya saya mau menanam tomat ceri tapi nyari bibitnya susah padahal menurut saya tomat ceri itu lebih enak kalau dimakan langsung, lebih gampang ditanam dan yang paling asyik buahnya banyak dalam satu pohon. Nah ini dia yang jadi masalah, gila susah banget nyari bibit tomat ceri di Bandung (entah saya yang tidak tahu beli di mana dan memang jarang yang jual kemasan hobi untuk tomat). Setelah mencari di toko-toko pertanian di Bandung ternyata gak ada, di Lembang juga ga ada. Akhirnya setengah putus asa dari bibit yang ada saya cari yang paling kecil ukurannya (walaupun bukan tomat cherry dan isinya banyak pula).

Tanam

Setelah dapat bibitnya, mau di tanam di manakah sang tomat karena harus kena sinar matahari langsung minimal 8 jam, batal deh nanam di beranda. Niat awalnya sih nanam di sana, semua tanah di rumah sudah jadi bangunan, yang kosong cuma tempat jemuran pakaian dan akhirnya diputuskan di sanalah si tomat akan di tanam. Berhubung lagi enggak ada dana buat membeli pot yang sesuai standar dan indah, akhirnya ember di rumah yang aku korbankan dan beberapa pot lima ribuan dari hasil jalan-jalan di Punclut.

Media tanamnya beli di salah satu toko pertanian, terus terang biaya beli media tanamnya lebih mahal dari pot dan benihnya. Nanti saya mau belajar bikin sendiri tapi katanya media tanam yang udah ada tinggal ditambahin pupuk kandang atau kompos saja tapi tetap saja pada akhirnya harus diganti.

Maka mulailah perjalananku menanam tomat di atap rumah nan sempit. Dengan sedikit keberuntungan akhirnya si tomat yang berbuah juga (habis hujan deras setiap hari). Terus terang saya senang sekali tomat ini akhirnya berbuah, saya pernah menanam sansivera, sirih merah dan polia tapi semuanya habis dibantai anjingku. Dengan kata lain inilah tanamanku yang pertama membuahkan hasil dan bisa dimakan pula.

Foto yang ini waktu tomatnya mulai menunjukkan beberapa calon buah, bulat-bulatan kecil berwarna hijau muda itulah yang akan membesar menjadi buah tomat yang merah merona.

Setelah semua buah terbentuk tampilannya menggiurkan. Calon tomat yang akan saya nikmati dan pasti akan jadi sambel yang enak banget. Saya menganggapnya sebagai ini tomat organik karena tidak pakai pestisida walau masih diberi pupuk NPK juga sewaktu mulai berbunga, karena kata bapak saya haranya tidak akan cukup, walau saya yakin bisa kok dengan kompos saja.

 

Sudah mulai terlihat kalau tomatnya mulai memerah dan sudah bisa digunakan untuk memasak jika diperlukan, dan sudah pas kalau mau bikin sambal ijo. Ini namanya berhemat dan bersenang-senang pada saat bersamaan.

Mungkin karena jenis tomatnya determinate maka buah tomatnya matang dalam jangka waktu yang berdekatan. Sehingga hasil panen lumayan melimpah pada saat bersamaan. Kalah kecepatan kita menghabiskannya dengan kecepatan buahnya masak, sampai aku rajin minum jus tomat dan bikin gula tomat saking sayangnya kalau tomatnya terbuang percuma dan memang rasanya lebih enak dibanding tomat di pasar karena matang di pohon.

Kalau kebetulan kalian panen tomat pada saat yang sama bisa dibekukan jika Anda mau. Walau bentuknya sudah tidak karuan saat dicairkan tapi rasa tomatnya tetap terjaga dan tetap enak. Kalau tomat beku untuk jus mungkin lebih cocok karena tidak perlu lagi menambahkan es batu cuman pastikan Anda memotongnya kecil-kecil sebelum membekukannya supaya blendernya lebih mudah menghancurkannya.

Demikian sedikit tips yang dapat admin bagikan buat anda, mungkin dengan tips diatas anda dapat terapkan untuk menanam Tomat Cherry di rumah anda. Baca juga tips cara menanam yang lainnya di cara berkebun.

Sumber : tomatcherry/sumber lainnya

Your email address will not be published. Required fields are marked *