Strategi Marketing yang Jitu

Menawarkan produk memang butuh sebuah keahlian tertentu, Keahlian dalam berbicara, mengajak orang supaya tertarik dengan produk yang kita jual. Tentunya keahlian seperti itu sangat dibutuhkan dalam dunia marketing.

Menawarkan produk yang dijual kepada sebanyak-banyaknya orang di mana pun, kapan pun, dan siapa pun, mungkin terdengar menggiurkan. Namun, menjualkan produk secara spesifik kepada target market tertentu sebenarnya jauh lebih menguntungkan. Terutama dalam menyusun setiap langkah promosi. Oleh karena itu, penjual perlu mendefinisikan target market yang tepat.

Selain itu, ada beberapa alasan lagi mengapa seorang penjual, khususnya online seller perlu menemukan calon pembeli yang tepat. Hannah Jones, penulis buku “31Days2: Breathe Life Into Your Online Business” mengatakan, penjual perlu memikirkan dua hal. Yakni, cara menarik perhatian pelanggan dan cara menjual produk ke pelanggan. Ia menilai profil target market akan membantu seller melaksanakan kedua hal tersebut.

Cara menarik perhatian pelanggan adalah langkah-langkah yang perlu ditempuh oleh seorang penjual agar masyarakat menyadari produk yang dijual di tengah masyarakat. Sehingga, masyarakat memiliki keinginan untuk mengetahui produk tersebut lebih jauh dan memutuskan untuk mengenali produk yang dijual melalui toko online ataupun kanal lainnya.

Contoh langkah-langkah tersebut adalah strategi menggunakan media sosial, menemukan nama merek yang tepat, dan juga memaksimalkan search engine optimization (SEO).

Dengan profil target market, penjual bisa lebih mudah mencari lokasi yang banyak dikunjungi oleh target market-nya. Misalnya, di Facebook, Twitter, Instagram, atau marketplace. Selain itu, ia pun bisa menemukan strategi terbaik dalam menawarkan serta mempromosikan produknya kepada target market tersebut. Mulai dari gaya bahasa yang digunakan, hingga poin-poin utama yang dijadikan keunggulan dari produk.

Sebagai contoh, seorang penjual sepatu memiliki target market dengan profil: “perempuan dan laki-laki, usia 16 – 19 tahun, hidup di perkotaan, pendidikan SMA”. Dari profil ini, penjual bisa memilih Twitter sebagai sarana promosi utama lewat media sosial. Karena, orang dengan demografi seperti itu intensitas penggunaan Twitternya tinggi. Selain itu, seller juga bisa menggunakan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh kalangan tersebut.

Sedangkan, cara menjual produk ke pelanggan adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh penjual untuk meyakinkan calon pembeli agar mau melakukan transaksi. Mulai dari menemukan keunggulan-keunggulan produk yang dijual, mendesain situs toko online, hingga menulis deskripsi produk.

Menurut Hannah, profil target market harus menjadi pedoman utama bagi penjual untuk memutuskan setiap langkah yang diambil untuk menyukseskan penjualan. Dengan profil tersebut, penjual bisa memilih produk apa yang benar-benar tepat untuk dijual, menulis deskripsi produk yang menarik, mendesain layout dari situs toko online, menulis kolom ‘About Me’ atau Bio yang menjanjikan, serta menemukan ide-ide menarik untuk penawaran spesial dan diskon.

Hannah yang juga menjual mainan anak-anak lewat internet ini berpegang pada sebuah prinsip. Yaitu, pembeli akan selalu datang ketika penjual bisa memahami siapa pelanggannya.

 

 

sumber artikel: http://netpreneur.co.id/

Your email address will not be published. Required fields are marked *