Teknik Budidaya Gambas ( Oyong ) Yang Sangat Menguntungkan

Image result for cara budidaya oyong

Gambas atau oyong atau potulo/petulo adalah tanaman sayuran buah yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae atau suku labu-labuan. Nama binomial (nama latin) gambas adalah Luffa acutangula, buahnya berwarna hijau, kulitnya agak kasar dan dimanfaatkan sebagai sayur. Tanaman gambas merupakan tanaman sayuran buah yang merambat sehingga dalam budidayanya diperlukan lanjaran atau para-para. Di tempat saya, gambas kalah populer dengan pare, timun atau kacang panjang. Teman-teman petani tidak menanam gambas dengan alasan hasil panennya tidak sebaik pare, timun atau kacang panjang. Memang benar, tonase tanaman gambas lebih kecil jika dibandingkan dengan ketiga jenis sayuran tersebut. Mereka tidak melihat ini adalah peluang, dengan semakin sedikitnya petani yang menanam gambas otomatis harga jual lebih tinggi dan stabil karena pasokan sedikit. Ini alasan yang membuat saya selalu menanam gambas. Bagaimana dengan daerah anda? Apakah gambas juga kurang diminati oleh petani?

Dalam 100 gram oyong terdapat sekitar 1.09 g protein, 17 mg calcium, 1.6 mg iron, 5.6 lU vitamin A, serta 7 mg vitamin C. Karena kandungan tersebut, oyong dipercaya dapat menurunkan kadar gula dalam darah, dapat membatu menyembuhkan asma, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Karena kandungan serta manfaat oyong, banyak orang kini yang membudidayakan oyong atau gambas ini, berikut adalah Cara Budidaya Oyong atau Gambas :

Syarat Tumbuh

Oyong dapat tumbuh dimana saja, namun tanaman oyong membutuhkan daerah dengan iklim yang panas, memiliki ketersediaan air yang cukup sepanjang musim, memiliki suhu sekitar 18°C hingga 24°C, serta memiliki kelembaban sekitar 50% hingga 60%.

Tanah yang baik untuk menanam gambas atau oyong ini adalah tanah yanhg subur, gembur, mengandung banyak humus, memiliki aerasi dan drainase yang baik, serta memiliki pH atau derahat keasaman tanah sekitar 5,5 hingga 6,8. Jenis tanah yang baik untuk menanam tanaman oyong adalah tanah liat berpasir seperti tanah aluvial, latosol dan padsolik merah kuning.

Persiapan Benih Oyong

Benih oyong dapat diperoleh dari buah oyong yang telah tua berwarna cokelat, kering dan bijinya berwarna hitam. Biji dikeluarkan dari buah kemudian di biji dikeringkan hingga kadar airnya menjadi 8% saja setelah kering biji disimpan dalam tempat yang rapat dengan diberi abu sekam. Jika tidak mau ribet anda dapat membeli benih bibit oyong yang berkualitas di toko pertanian.

Teknik menanam Oyong/Gambas.

Lahan yang digunakan untuk menanam oyong tidak perlu diolah terlebih dahulu asalkan tanah tersebut merupakan tanah yang gembur dan subur. Namun, ada baiknya jika gulma atau rumput liar yang ada dibersihkan terlebih dahulu. Cara menanam benih oyong adalah sebagai berikut.Baca juga Cara Budidaya Kubis Dalam Pot Polybag Pemula

Buatlah lubang tanam terlebih dahulu.
    Jarak antarlubang tanam adalah 60 cm.
    Taburkan pemupukan dasar. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang yang telah matang.
    Diamkanlah lahan selama 24 jam.
    Setelah itu barulah benih dimasukkan ke dalam lubang tanam.
    Satu buah lubang tanam berisikan 3 buah benih.
    Tutuplah lubang dengan menggunakan tanah yang tipis.

Perawatan Harian Tanaman Oyong Gambas

Tanaman oyong atau sering disebut sebagai gambas ini telah banyak yang mengkonsumsinya. Karena banyak yang mengkonsumsi tanaman oyong membuat tanaman oyong juga banyak yang membudidayakannya. Membudidayakan tanaman oyong bukanlah hal yang sulit.

Mengapa dikatakan tidak sulit? Hal ini dikarenakan lahan yang digunakan untuk budidaya tanaman oyong tidak perlu diolah.

Hal tersebutlah yang membuat budidaya tanaman oyong menjadi mudah. Tidak hanya dalam hal pengolahan lahan, pemeliharaan oyong juga terkesan mudah. Namun, memelihara oyong juga tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan tepat waktu

Penyiangan gulma Pada Oyong/Gambas.

Penyiangan gulma haruslah dilakukan tepat pada saat gulma telah tumbuh dengan panjang sekitar 12 cm. Ketika gulma telah tumbuh dengan panjang 12 cm, segera dilakukan penyiangan dan jangan ditunda-tunda lagi. Mengapa penyiangan tidak boleh ditunda-tunda? Karena, gulma atau rumput liar merupakan penyebab dari adanya hama dan penyakit

Jika tidak ingin tanaman oyong diserang oleh hama dan penyakit, sebaiknya gulma disiangi. Bagaimana cara menyiangi gulma? Cara menyiangi gulma adalah dengan mencangkul tanah terlebih dahulu.

Setelah tanah di cangkul otomatis gulma akan terangkat keatas dan memudahkan untuk dicabuti. Penyiangan pertama kali dapat dilakukan 14 hari setelah tanam. Setelah itu, penyiangan dapat dilakukan 14 hari sekali.

Pupuk terbaik Untuk tanaman oyong/Gambas.

Pemupukan pada tanaman oyong bisa dilakukan dan bisa pula tidak dilakukan. Tanaman oyong tetap dapat hidup walaupun tidak dilakukan pemupukan. Namun, jika ingin mendapatkan tanaman oyong yang baik, pemupukan dapat dilakukan.

Pemupukan setelah tanam dapat dilakukan 7 hari setelah tanam. Pupuk yang diberikan adalah jenis pupuk SP, pupuk KCl, dan pupuk urea.

Cara memberikan pupuk adalah dengan memasukkan pupuk ke dalam lubang pupuk. Lubang pupuk dibuat 6 cm dari tanaman. Masukkanlah campuran semua pupuk ke dalam lubang pupuk. Setelah itu barulah lubang pupuk ditutup dengan menggunakan tanah tipis.

Penyiraman oyong/gambas harian.

Tanaman oyong harus disiram. Air dari hujan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan air tanaman ini. Untuk memenuhi kebutuhan tanaman oyong, penyiraman perlu dilakukan.

Penyiraman pertama kali pada saat sore hari setelah benih ditanam. Setelah itu penyiraman rutin dapat dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari.

Pemasangan para-para Pada oyong Gambas.

Tanaman oyong merupakan tanaman merambat. Supaya pertumbuhan tanaman oyong tertata rapi, diperlukan pemasangan para-para. Para-para merupakan tempat untuk tanaman oyong merambat.

Pemasangan para-para dapat dilakukan setelah tanaman memiliki panjang 60 cm. Para-para yang digunakan dapat terbuat dari belahan bambu dengan ketinggian 150 cm.

Cara memasang para-para adalah dengan menancapkan lima bambu mengelilingi tanaman. Pada bagian atas bambu hubungkan dengan bambu lainnya. Dengan begitu, para-para akan membentuk kotak. Para-para ini harus dipasang supaya pertumbuhan tanaman oyong tertata dengan rapi…

Masa Panen Gambas / Oyong adalah 3 Bulan dari Penanaman

Masa panen gambas adalah pada umur 3 bulan dari penanaman. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk mendapatkan buah gambas yang segar dan yang perlu diperhatikan bahwa buah gambas atau oyong yang enak adalah buah yang muda.

Jangan terlalu lama membiarkan buah gambas di pohonnya karena akan menyebabkan tidak enak dikonsumsi.,

Demikian panduan menanam gambas yang sangat mudah dilakukan, Cara perawatan memegang peranan yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya gambas atau oyong.. Mari dukung untuk menghijaukan bumi dengan Membudayakan Menanam.

Sumber : budidayakopi/sumber lainnya

Your email address will not be published. Required fields are marked *