Tips Budidaya Ikan Bawal Untuk Para Pemula

Related imageImage result for BUDIDAYA IKAN BAWAL

Budidaya ikan bawal menjadi pilihan banyak petani karena pemeliharaan yang mudah, cepat besar dan mudah dipasarkan dan menjanjikan banyak keuntungan karena ikan bawal merupakan jenis ikan yang cukup poluper di pasar ikan konsumsi. Selain ikan bawal laut yang lebih dulu populer, ikan bawal tawar memiliki popularitas yang tidak kalah baiknya.

Pada awanya Ikan bawal merupakan ikan yang diimpor dari Brasil, dengan nama latinnya Collossoma macropomum. Bentuk badan pipih dan bulat dan warna kulit keperak-perakan, memiliki lubang hidung yang besar, dan warna ujung sirip berwarna merah atau kuning. Bentuk Badan ikan bawal mirip dengan ikan piranha sehingga kadang ada yang terkecoh di antara dua ikan ini.

Ikan bawal merupakan ikan budi daya yang masih cukup baru diperkenalkan di industri perikanan tanah air, namun karena hasil penyebarannya mendapat respon dari para petani ikan, jumlahnya konsumsi ikan bawal ini semakin hari semakin meningkat.

Meski cukup banyak duri pada dagingnya, ikan jenis ini memiliki rasa daging yang gurih dan enak. Sebagai ikan konsumsi ikan ini sekarang menjadi alternatif baru. Bahkan beberapa petani ikan yang sebelumnya memelihara ikan nila dan ikan mas beralih memelihara ikan bawal air tawar, karena potensi ekonomi yang lebih menguntungkan.

Pembudidayaan ikan bawal dapat dikategorikan menjadi dua bidang, yakni pembibitan dan pembesaran. Menurut sjumlah sumber, menjadi pembibit ikan bawal juga menguntungakan. Dari sepasang indukan siap kawin umur lebih dari 3 tahun berat 1 kg-1,5 kg dapat menghasilkan 200 ribu-300 ribu bibit dalam sekali perkawinan. Menariknya lagi, sejak telur menetas (larva), umur 12 hari sudah bisa menghasilkan uang karena larva sudah banyak dicari petani pembibit untuk dibesarkan dengan harga jual Rp 30 per ekor.

Larva yang telah berumur lebih dari 12 hari disebut bibit yang juga banyak dicari petani pembesaran. Misalnya, bibit ukuran ¾ cm yang dijual dengan harga Rp 150 per ekor; dan bibit umur 4 bulan seukuran korek api (4-5 cm) yang umumnya dijual seharga Rp 250 per ekor.

Hanya dari keuntungan pembibitan bawal, petani mampu memperoleh omzet Rp 20 juta-Rp 30 juta setiap bulan. Menariknya lagi, selain waktu pembibitan yang cepat, kolam yang digunakan tidak perlu seluas dan sebanyak kolam pembesaran. Jadi lebih efisien.
Untuk Pemula Berikut Beberapa Tips Budidaya Ikan Bawal

• Siapkan kolam

Persiapan kolam di mulai dari pembuatan kolam terpal. Setelah kolam terpal selesai dibuat, masukan air sesuai dengan kebutuhan. Ingat jangan terlalu penuh. Diamkan selama kurang lebih 3 hari baru kolam siap digunakan untuk penebaran bibit ikan bawal.

• Pilih benih yang tepat

Kunci sukses budidaya ikan bawal di kolam terpal salah satunya yaitu dari pemilihan bibitnya. Bibit ikan bawal harus dipilih yang berkualitas. Ukuran bibit ikan bawal yang ideal digunakan dalam budi daya yaitu sekitar 5 sampai 8 cm. Sebelum bibit ini ditebar di kolam, sebaiknya dikarantina dulu di bak dan di tetrasiklin terlebih dahulu selama 3 hari sambil menunggu persiapan kolam.

• Lakukan pendederan dengan tepat

Dalam pendederan juga harus dilakukan dengan tepat agar hasil budi dayanya bisa besar dan sehat. Untuk kolam terpal pendederan, sebaiknya dilakukan dengan kuantitas 100 sampai 150 ekor untuk setiap meternya. Air yang ada di dalamnya juga harus diperhatikan, awal pendederan tinggi air usahakan 30 sampai 40 cm saja.

• Proses pembesaran diperhatikan

Proses pembesaran dalam budidaya ikan bawal di kolam terpal ini kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 4 bulan degan ukuran benih sekitar 5 sampai 8 cm.

• Perhatikan pemberian pakan

cara budidaya ikan, budidaya ikan nila di kolam terpal,belut,bawal air tawar,artikel tentang budidaya ikan bawal,
Dalam pemberian pakan juga harus diperhatikan dari mulai pemilihan pakan, waktu pemberian pakan, jumlah pakan, dan frekuensi pemberian pakan. Pakan yang digunakan adalah palet yang sudah dijadikan tepung dengan waktu pemberian makan 4 hari dalam sehari yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Jumlah pakan yang diberikan juga disesuaikan dengan jumlah ikan dan berat badan ikan. Usahakan 30% pakan yang diberikan mengandung protein untuk ikan. Pakan bisa diberikan dengan cara disebar langsung dengan tangan ataupun dengan alat.
cara budidaya ikan, budidaya ikan nila di kolam terpal,belut,bawal air tawar,artikel tentang budidaya ikan bawal,

Melakukan budidaya ikan bawal memang tidak terlalu sulit. Bibit yang diperlukan juga disesuaikan dengan ukuran kolam. Biaya produksi untuk budi daya ikan bawal sendiri lebih banyak digunakan untuk pakan ikan bawal. Hampir 60% biaya produksi akan habis hanya untuk membeli pakan ikan bawal, sedangkan sisanya digunakan untuk pembelian bibit dan persiapan alat untuk membuat kolam. Dalam melakukan budidaya ikan bawal di kolam terpal air tetap harus diperhatikan. Agar oksigen dalam air berkualitas, ada baiknya dilakukan pergantian air melalui selang. Jadi, ada air masuk dan air keluar secara berkala di dalam kolam.

Sumber : bibitikan//sumber lainnya

Your email address will not be published. Required fields are marked *